Memanas, Suhu Perpolitikan Banyuasin Tahun 2008
Diperkirakan bahwa suhu politik pada tahun 2008 akan memanas, karena akan adanya banyak evaluasi tentang kinerja pemerintah. Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), wardoyo, suhu politik 2008 yang makin tinggi tersebut tidak terlepas dari makin dekatnya Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Banyuasin 14 Juli 2008. Sementara itu, waktu yang diperkirakan oleh pemerintah untuk menyelesaikan target-targetnya juga semakin pendek. Suhu di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga diperkirakan akan meningkat, termasuk dalam melihat kepemimpinan Bupati Banyuasin Ir. H. Amiruddin Inoed dan Rahman Hasan, pemerintah tidak perlu panik terhadap situasi politik pada 2008 program-program yang telah direncanakan oleh pemerintah berjalan dengan baik dan program-program terlaksana dengan baik pula, maka suara-suara miring terhadap pemerintah tidak akan didengar oleh masyarakat. Oleh karena itulah, Bupati Banyuasin dalam hal ini harus mengambil garis tegas kepada para pembantunya, di prediksikan masalah terbesar yang kemungkinan besar akan timbul pada tahun 2008 di Banyuasin adalah degradasi perilaku politik dari the ruling elite. Degradasi tersebut terjadi karena tidak adanya kepemimpinan. Degradasi ini meluaskan apatisme yang terlihat dari peningkatan jumlah golput di pemilihan Bupati Banyuasin, sebagai contoh. Rakyat memiliki caranya sendiri untuk melawan.
Degradasi itulah yang menyebabkan politik makin kering, hampa ideologi, dan membuat politik tidak mengasyikkan. (ward)